Kamis, 12 Mei 2016

Tari Bumbung Bali dalam Kreasi Erotisme dan Solusi


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Tari Bumbung Bali dalam hubungannya dengan
Tarinya Pada Masa lampau, tarinya pada masa kini, pendapat
masyarakat pada tari tersebut dan Solusi pemda Bali)
_________________________________________________________________













__________________

Kata Pengantar
__________________

Sederhana sekali pemikiran dan keinginan para leluhur atau nenek
moyang orang Bali pada masa lampau pada kehidupan ini.

Mereka yang umumnya adalah petani menginginkan hiburan dari para
generasi mereka dalam bentuk tari untuk tetap dapat semangat
bertani di daerahnya.

Mengetahui hal ini, maka para pemudinya-nyapun menampilkan
hiburan tersebut dalam bentuk tari untuk kemudian mereka sadar
atau tidak ternyata pada setiap kegiatannya pemudinya membutuhkan
pemuda pula untuk melengkapi tarinya.

Seiring dengan berjalannya waktu, maka tari yang merupakan inisiatif
para orang tua Bali ini berkembang menjadi "Tari Pemuda Pemudi"
atau menjadi "Tari Pergaulan".

Waktu-pun berlalu...!

...dan...

manusia terus berpikir bagaimana caranya agar kemampuannya
tetap dapat bertahan di tengah arus yang semakin modern.

Mungkin saja...!

Dengan tanpa maksud untuk tidak hormat pada para leluhur mereka
orang-orang Bali itu, maka para penari, para pengiring musik
tari "Pergaulan Tersebut" berinovasi, berkreasi tentang Tari
tersebut.

"Agar tari kita ini lebih hidup, lebih menarik dan lebih di
sukai banyak menonton, adek kalau lagi menari, buka aja dikit
selendangnya / kembamnya sehingga penontonnya lebih penasaran".
begitu mungkin kata isntruktur Tari dari goroup tari ini di
sekitar tahun 80'an.

Ditahun 90'an, bisa jadi atas inisiatif dari penari itu sendiri,
tidak puas dengan hanya buka-buka dikit, tapi dipegang
juga boleh, toh tak ada yang hilang, sekalipun dipegang 24 Jam.
Begitu pikir penari tersebut.

Ehem...!

Di tahun 2000'an, penari yang satu mengetahui strategi penari
yang lainnya, maka penari yang lainnya-pun lebih memberanikan
diri. "Kalau saya di pegang boleh, digoyang juga boleh. Dan
bila perlu berpelukan beguling-guling juga diatas panggung mau".
begitu mungkin pikir penari lainnya untuk kemudian diperbuatnya.

Para kawan dimanapun berada...!

Berevolusi, berinovasi, berkreasi dalam macam aspek kehidupan
memang bagian dari hidup manusia dalam macam aspek kehidupan,
tak terkecuali aspek tari-tarian.

Berikut info bagaimana gambaran proses "Tari Bumbung Bali" yang
sebelumnya bernilai postif menjadi bernilai negatif. Karena tari
Budaya Indonesia ini sebagian orang telah menyebutnya menjadi
Tari Erotisme atau tari Sex.

Selamat menyimak...!

Lewat macam animasi Tari Bumbung bali yang menurut hemat penulis
masih terjaga etika dan estetikanya (Jangan tonton diluar animasi ini).


_______________________________________________________________

Sekilas info Tarian Bungbung Bali dalam Gambaran Masa Lampau
_______________________________________________________________









* Pengertian


Joged Bumbung merupakan tari pergaulan di Bali. Biasanya
dipentaskan dalam acara-acara sosial kemasyarakatan di Bali,
seperti acara pernikahan.

Tarian ini ditarikan oleh penari wanita, yang kemudian mencari
pasangan pria dari para penonton untuk diajak menari bersama.

* Asal Usul

Tarian ini awalnya adalah sebuah tarian pergaulan yang
diciptakan oleh para petani kala itu untuk menghibur dikala
sedang istirahat setelah bekerja di lumbung.

Tarian ini pun banyak diminati oleh masyarakat dan menjadi
sebuah kelompok-kelompok seni.

* Tarian Warisan Leluhur 











ari joged bumbung adalah tarian warisan leluhur sejak dulu,
tari ini adalah tari pergaulan untuk menambah keakraban, para
penonton yang sedang menyaksikan tarian ini bisa turut serta
menari diatas panggung. Sehingga membuat suasana semakin semarak

Mungkin pada masa sekarang banyak yang menyelewengkan arti dari
tarian ini, akan tetapi untuk tetap menjaga citra Bali dan juga
Gadis Bali, maka banyak yang sudah kembali menata tarian ini
hingga benar2 merupakan nilai seni yang harus selalu di
jaga kelestariannya.

* Pementasan

Biasanya dipentaskan pada musim sehabis panen, hari raya, dan
hari penting lainnya. Tari joged ini merupakan tarian berpasangan,
laki-laki dan perempuan dengan mengundang partisipasi penonton.

Tarian ini juga membutuhkan kelincahan gerak tubuh dan mata
dari penarinya, dengan sesekali penarinya bergoyang ala dangdut.

Tarian ini diiringi dengan gamelan Tingklik bambu berlaras
Slendro yang disebut Grantang atau Gamelan Gegrantangan.

* Musik Oengiring / Instrumen Gamelan

Untuk Instrument, Tari Bumbung menggunakan gamelan. Gamelan
ini termasuk barungan madya, yaitu sebuah barungan gamelan yang
dipergunakan untuk mengiringi tari Joged Bumbung, sebuah tari
pergaulan di Bali yang dibawakan oleh seorang penari remaja putri
yang pada bagian tarinya mengundang penonton untuk menari bersama
(ngibing).

Gamelan Joged Bumbung sering kali juga disebut gamelan Gegrantangan,
karena instrumen pokoknya terdiri dari tingklik bambu berbentuk
gerantang (semacam tabung).

Gamelan ini berlaras slendro lima nada (sama seperti gender wayang)
dan untuk memainkan instrumen gerantang penabuh memakai 2 panggul,
yang kanan memainkan kakembangan (ornamentasi), sedangkan yang kiri
memainkan melodi pokok.

Di beberapa tempat gamelan Joged Bumbung juga di lengkapi dengan
beberapa Kepyak (sepasang tabung bambu yang pecah) dan juga reyong.

Mengenai repertoire Gamelan Joged Bumbung diambil dari lagu-lagu rakyat,
tabuh-tabuh Gong Kebyar, lagu-lagu Pop dan Gegandrangan (pengiring
tarian bersama antara penari dan pengibing).
_______________________________________________________________

Sekilas info Tarian Bumbung Bali dalam gambaran Masa kini
_______________________________________________________________









* Hal Inovasi Tari

Persaingan yang tidak sehat  mengakibatkan para kelompok-kelompok
tari berinovasi dengan berbagai hal termasuk memasukkan unsur
mesum dan sex kedalam tariannya.

* Hal Dikenal Juga dengan Nama Tarian Sex

Dan ironisnya tarian yang awalnya dibuat dengan sederhana kemudian
dikenal masyarakat dengan tarian Sex asal Bali Tarian ini
biasanya diiringi dengan seperangkat musik dari bambu. Tarian
ini sangat menonjolkan sex

* Hal Tari Paling Populer Masa kini










Tarian ini muncul pada tahun 1946 di Bali Utara dan kini Joged
Bumbung dapat dijumpai hampir di semua desa dan merupakan jenis
tari joged yang paling populer di Bali.

Semua tari Joged (kecuali Joged Pingitan yang memakai lakon
Calonarang), selalu ada bagian paibing-ibingannya yaitu tarian
bermesraan. Diawali dengan penari joged memilih penonton laki-laki
yang diajak menari bersama-sama di atas pentas.

* Pementasan di Hotel-hotel Masa kini 

Seiring dengan teknologi yang semakin maju, tarian ini semakin jarang
dipentaskan, karena masyarakat saat ini sudah disuguhkan dengan sarana
hiburan yang berasal dari kemajuan teknologi, misalnya : televisi, dvd,
parabola, dan lain-lain.

Belakangan ini, tari Joged Bumbung hanya dipentaskan di hotel-hotel,
untuk menghibur dan memperkenalkan tarian Bali kepada para tamu yang
menginap di hotel tersebut.

_______________________________________________________________

Sekilas macam Pendapat Masyarakat pada Tari Bumbung Bali
_______________________________________________________________











Pendapat Satu :
klo menurut ane itu bukan "porno" atau "panas" sih,, emang itu
kebudayaan asli sono, mau gimana lagi? patung2 Hindu di Bali juga
pada telanjang dada, banyak relief Hindu yang menonjolkan seks.
Dewa Siwa sendiri dewa seks.

dalam masyarakt yang "asli Indonesia" agraris, justru kesuburan
(=seks) itu hal yang utama dan "baik" lho.

Yang bikin kita "merasa itu porno" dan "porno itu salah" apalagi
"seks itu salah" menurut ane adalah sesuatu yang disebut "adat
ketimuran" yang sebenernya malah bersumber dari "salah satu
agama tertentu"

Pendapat Dua :
kok jd erotis begini tariannya, dasar manusia, otaknya
mesum mulu nih...











Pendapat Tiga :
Ane jadi pengen ikutan tari bumbung nich.
............
sama gan,, ane juga pengen ikutan.......

Pendapat Ampat :
baru tau gw ada yg beginian di bali

Pendapat Lima :
sdh diklarifikasi gan, orang bali sedang mencari pelaku penistaan
seni budaya bali ampe kemana pun nih orang - orang gak akan tenang.

Pendapat Anam :
menurut ane sih, tarian begini udah banyak Gan...
kalo di sunda, jaipong juga seringkali "disalahgunakan"...
kalo ada yang bilang ini bukan pornoaksi, menurut ane sih pornoaksi...
kalo tari bali pake kemben, itu uda biasa, tapi kalo sampe
memperlihatkan kemaluan, pake ngangkangin penonton trs ngablak-
ngablakin anunya, itu jelas penyimpangan...

Pendapat 7 :
hal yang seharusnya jd tradisi, malah jadi erotisme...
o my God, uda makin rusak nih generasi bangsa... mana ada yang
peduli ma budaya kalo yang diliat "BUDAYA PORNO"...


Pendapat 8 :
Kayaknya kalo dari aslinya emang gak se porno itu deh gan...
emang udah di modifikasi ama orang2 yang gak ngerti kebudayaan,,

Pendapat 9 :
syukur deh kalo emang udah di usut sama masyarakat bali,,,

Pendapat 10
wah kayanya ane pernah liat videonya nih di youtube..
................
iya, ada emang gan , . .

Pendapat 11 :
ngomong2 kenapa dinamain tarian bumbung ya gan? padahal ga
keliatan ada unsur bumbung sama sekali di tariannya (ane kirain
tadi penarinya waktu nari dimasukin ke dalam bumbung. atau
pake kostum menyerupai bumbung gitu gan).

____________________________________________________________

Sekilas info tentang Solusi Pemda Bali pada Tari Bumbung Bali 
yang telah melenceng dari Koridor aslinya
____________________________________________________________









Joged bumbung yang dulu memiliki makna sebagai tarian pergaulan dan
merakyat, tetapi saat ini sudah dirusak oleh oknum-oknum yang tidak
bertanggung jawab dan secara kasat mata terlihat sangat buruk.

Munculah joged bumbung sebagai sesuatu yang fenomenal. Tidak lagi
dipandang sebagai tarian yang sederhana, tetapi sudah berubah
menjadi joged porno nan erotis.

Kemunculan joged bumbung versi kreasi baru yang dipandang sebagai
sesuatu yang erotis dan porno menimbulkan keprihatinan pemerintah
provinsi dan daerah.

Secara bersama-sama keduanya kemudian melakukan pembinaan menyasar
sekaa joged bumbung di seluruh Bali, termasuk di Buleleng.

Pembinaan ini menyadarkan para seniman untuk tetap mempertahankan
pakem asli kesenian joged bumbung. Pakem asli ini bagaimana tariannya
tetap mengikuti etika dan sesuai norma kesopanan di masyarakat.

Selain pembinaan menyangkut pakem asli, tim pembina ini juga menyarankan
kepada desa pakraman untuk berpartisipasi menyarankan masyarakatnya
untuk mementaskan joged bumbung sesuai pakem asli dan masih menjunjung
tinggi nilai kesopanan yang berkembang di masyarakat.

Bahkan tim pembina ini berencana agar desa pakraman memasukkan
larangan mementaskan kesenian joged porno dalam pararem awig-awig
di desa pakraman bersangkutan. (WN)

Sumber: Dokumentasi Kliping Bidang Nilai Budaya, Seni dan Film
Perpustakaan Balai Pelestarian Nilai B

____________

Penutup
____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Selamat malam...!

Silahkan maju, kalau berani...!

Jangan cima Nonton Video Youtube beraninya.

Maju-La Maju...!























_____________________________________________________________________
Cat :
Macam sumber Situs / kompilasi
PARAH!!!Dicopot satu2 sampai Bugil@Joged Bungbung Bali Hot - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=6xc3QjumK6w
Joged Bumbung Kelek! ? Goyang Bungbung #6 ? Balinese Sexy Hot ? Social Dance ? - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=XdMXNqQptFU
Joged bung bung Hot abis - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=5xqVyyZuDak

\

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar